EMAIL US AT info@ie2i.or.id
CALL US NOW
DONATE NOW

Dispar Buteng Gandeng IE2I Bersih-Bersih Pantai Mutiara

PUBLIKSATU.COM, BUTON TENGAH – Ada banyak cara dilakukan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dalam memperkenalkan berbagai obyek wisata di daerah yang dijuluki Negeri Seribu Gua itu. Salah satunya dengan menggandeng komunitas atau lembaga yang punya jejaring luas di Indonesia maupun luar negeri.

Kali ini, lembaga yang digandeng adalah Indonesian Energy and Environmental Institute (IE2I) yang bergerak di bidang energi dan lingkungan. Selain tersebar di sejumlah daerah di Indonesia dengan para Ambassadornya, lembaga ini dipimpin seorang mahasiswi pasca sarjana Imperial College London (MSc Environmental Technology, Pollution Management), Esti Widya Putri.

Dalam melakukan riset lingkungan dan persampahan obyek wisata di Kabupaten Buteng, Dispar mengarahkan tim IE2I tersebut ke Pantai Mutiara, Minggu (23/9). Beberapa sekolah SMA dan SMP dilibatkan sebagai peserta bersih-bersih pantai.

Tak ketinggalan komunitas dan organisasi seperti Lapak Baca Pancana, Lapak Baca Fokapo, Himpunan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Lolibu (Hippmaslo), dan mahasiswa Unidayan yang sementara melaksanakan KKN di Desa Moko dan Lolibu beserta karang tarunanya turut membantu aksi bersih-bersih tersebut.

IE2I kemudian membagi siswa SMP dan SMA menjadi beberapa kelompok dan ditugaskan mencatat komponen-komponen sampah yang dikumpulkannya dalam klasifikasi organik dan non organik. Kelompok yang banyak mengumpulkan sampah kemudian diumumkan sebagai juara I, II, dan III.

Para juara tersebut kemudian diberikan hadiah souvenir berlogo IE2I, seperti buku untuk juara III, topi untuk juara II, dan tas untuk juara I. Mahasiswa dan karang taruna pun tak lupa diberikan pula hadiah kenang-kenangan.

Direktur Eksekutif and Founder IE2I, Esti Widya Putri dalam wawancaranya mengatakan, timnya sengaja datang ke Buteng karena memiliki Ambassador IE2I asal Buteng La Ode Muslimin (Putra Lalibo) yang sudah berkoordinasi dengan Pemkab Buteng melalui Dinas Pariwisata untuk melaksanakan kegiatan riset, sosialisasi, dan aksi bersih-bersih di Pantai Mutiara.

“Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda terhadap kebersihan lingkungan yang harus jauh dari sampah, utamanya sampah plastik di tempat-tempat publik obyek wisata,” ungkap Esti.

Dalam hal penanganannya pun, kata alumni University of Manchaster ini, sampah tidak perlu dibakar seperti yang masih banyak dilakukan masyarakat Buteng saat ini dan itu tidak baik untuk lingkungan. Sampah itu harus ditampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Hanya saja, di Kabupaten Buteng sendiri belum memiliki TPA.

“Kalau dari hasil studi kami, masyarakat sebenarnya mau melakukannya ketika sudah diberikan sosialisasi, tapi di Buteng ini belum ada sarana dan prasarana pendukung. Gerobak sampah atau pun truk sampah sepertinya masih sangat terbatas,” bebernya.

Maka itu, pihaknya mendorong Pemkab Buteng untuk lebih meningkatkan lagi penyediaan sarana dan prasarana persampahan ini dan sektor-sektor lainnya ikut membantu, seperti industri aspal yang ada untuk memikirkan dan mengatasi dampak yang ditimbulkannya.

Dengan keterbatasan sarana dan prasarana tersebut, pihaknya mencoba membantu merangsang peran aktif generasi muda untuk menciptakan dan menjaga kondisi lingkungan yang bersih. “Seperti hari ini kita lakukan hal kecil dulu dengan melibatkan siswa SMP dan SMA dalam bersih-bersih sampah di Pantai Mutiara,” cetusnya.

Menurut Esti, obyek wisata pantai maupun permandian alam di Kabupaten Buteng memiliki keindahan dan keunikan menarik, sehingga perlu dijaga kelestarian dan kebersihannya dari sampah plastik. “Keindahan dan keunikan ini akan saya ceritakan kepada teman-teman saya di dalam negeri maupun di luar negeri dan mengundangnya untuk berkunjung ke Buteng,” janjinya.

Sebagai orang yang mengenyam pendidikan S1 dan S2 di luar negeri, Esti mengaku memiliki banyak teman dari berbagai negara seperti China, Hongkong, Iran, Kanada, Amerika, dan Yunani. “Semoga dari cerita dan dokumentasi yang kita perlihatkan nanti, mereka bisa datang ke Buteng,” tutupnya.(uzi)

URL: https://publiksatu.com/?p=56548

esti widya putri

VIEW ALL POSTS

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *